Rabu, 27 Juli 2022

Ekspor Mobil CBU Indonesia

 

Meski masih dibayangi wabah Covid 19, kinerja industri otomotif nasional cukup menjanjikan. Salah satu indikatornya, ekspor mobil buatan Indonesia periode Januari-Juni 2022 naik cukup tinggi, hingga 167 persen. Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), ekspor mobil utuh (completely built up, CBU) Indonesia di paro pertama tahun 2022 ini tercatat 393.151 unit, naik dari periode sama 2021 yang cuma 147.203 unit.

Kenaikan ekspor ini salah satunya terjadi karena ada sumbangan merek baru yang mulai mengirim mobil buatan anak dalam negeri ke mancanegara, yaitu Hyundai. PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMID) mulai konsisten mengirimkan Creta sejak Februari hingga Juni 2022, dengan angka 12.552 unit. Sport utility vehicle (SUV) menengah buatan pabrik Cikarang, Bekasi (Jawa Barat) ini berhasil menembus sejumlah negara dan kawasan, seperti Filipina, Vietnam, Timur Tengah, Afrika, dan Asia Pasifik. 

Sepanjang semester pertama 2022, Toyota masih berkontribusi ekspor terbesar mobil CBU Indonesia ke pasar luar negeri. Meskipun dari segi kapasitas jumlah produksi untuk ekspor Daihatsu yang terbesar, tetapi sebagian besar mobil yang dikirim menggunakan emblem Toyota atau berdasarkan pesanan Toyota Global. 

PT Astra Daihatsu Motor mencatatkan ekspor total 69.168 unit di mana porsi ekspor mobil ini cuma tercatat, 1.098 unit saja. Model yang diekspor adalah Gran Max pikap dan blind van ke Malaysia dan Jepang. Daihatsu juga menerima pesanan rebadge dari Mazda yang memasarkan model sama dengan nama Bongo dalam wujud minibus all wheel drive(AWD) dan pikap, yaitu 1.153 unit. Sementara sisanya 66.917 unit merupakan ekspor mobil CBU Indonesia berlabel Toyota, yaitu Wego, Avanza, Town Ice, Lite Ice, Rush, dan Raize. 

Kemudian ada PT Toyota Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang mencatatkan ekspor 64.642 unit. Fortuner tentu saja jadi adalan utama, selanjutnya Avanza, Innova, Veloz, Sienta, Yaris. dan Vios. Sebagai catatan, kinerja ekspor mobil CBU Indonesia ini bakal berdampak signifikan terhadap neraca perdagangan Indonesia, mengingat nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus menguat. (KOMPAS)

 

Data Ekspor Mobil CBU Indonesia Januari-Juni 2022:

1.    Daihatsu – 69.168 unit (17,6 persen)

2.    Toyota – 64.642 unit (16,4 persen)

3.    Suzuki – 24.759 unit (6,3 persen)

4.    Mitsubishi – 20.319 unit (5,2 persen)

5.    Hyundai – 12.552 unit (3,2 persen)

6.    Honda – 2.315 unit (0,6 persen).

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kembangkan Teknologi Nol Emisi, Toyota Ajak Mahasiswa Berinovasi

  JAKARTA— Sebagai salah satu pemain utama di sektor otomotif, Toyota di Indonesia berkolaborasi dengan berbagai pihak mengembangkan kendara...